MEDAN – Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara (BBPSU) sukses menyelenggarakan kegiatan “Giat Sastra” untuk pertama kalinya. Kegiatan yang ditujukan bagi para siswa di Sumatera Utara ini digelar selama dua hari, 10–11 November 2025, dalam rangka Bulan Bahasa dan Sastra.

Selama dua hari pelaksanaan, tawa riang dan senyum manis terus merekah di wajah para siswa yang datang dari berbagai sekolah di Sumatera Utara.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara, Dr. Arif, M.Hum. menyambut hangat seluruh peserta dan guru pendamping. Ia merasa sangat bahagia ketika melihat para siswa berkumpul di Balai Bahasa Sumatera Utara dan berharap untuk membuat kegiatan Giat Sastra yang lebih besar lagi untuk tahun-tahun berikutnya. “Tahun depan kita harus buat lebih besar lagi dengan persiapan yang lebih matang,” ujar Dr. Arif dalam sambutannya.

Rangkaian acara Giat Sastra dirancang secara khusus untuk menjadi interaktif dan memikat. Sesi “Membaca Nyaring” yang dibawakan secara ekspresif oleh Ibu Juliana, S.S., M.Si. berhasil menyita perhatian penuh para siswa.
Suasana semakin semarak saat materi dongeng dibawakan oleh Bapak Hasan Al Banna. Dengan gaya penceritaan yang khas dan menarik, Bapak Hasan Al Banna sukses mengemas materi dongeng tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sarat akan pesan moral.
Kemeriahan dilanjutkan dengan partisipasi aktif dari Duta Bahasa Sumatera Utara. Mereka memandu sesi Krida Kebahasaan yang diberi nama “Harta” (Hakikat Kerajaan Kata). Sesi permainan ini berhasil membuat para siswa berpikir kritis untuk menemukan sebuah kata dari beberapa suku kata.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan demi menjaga kelestarian bahasa dan sastra Indonesia.



